Ketika Tuhan
menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya “Mengapa begitu lama
menciptakan wanita, Tuhan?”
Tuhan menjawab “Sudahkah engkau
melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya
mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat
menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan du…a
tangan”. “Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!”.
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari”. “Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”. “Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata”. “Untuk apa?”, tanya malaikat. “Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita.Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari”. “Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”. “Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata”. “Untuk apa?”, tanya malaikat. “Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita.Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.
Malaikat
menjawab dan takjub,
Tuhan menjawab,
Malaikat
mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
Tuhan menjawab,
Tuhan
melanjutkan,
Dia dapat
mengatasi beban lebih dari laki-laki, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan
pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi
saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia begitu
bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.”
“Cintanya tanpa
syarat. Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering lupa betapa
berharganya dia ..”
sumber : uf1.info
Tidak ada komentar:
Posting Komentar